9 Oct 2013

Sekilas Peristiwa Kewiraan

Author: kusumawardani | Filed under: best story

Kewiraan apa sih? Mau tau? Kalo menurut saya pribadi, kewiraan itu melebihi perploncoan waktu sekolah, yaah kehidupan tentara banget lah.. Jadi berawal dari ketrimanya saya di Pertagas alias Pertamina Gas (Alhamdulilah pake banget….), semua siswa wajib mengikuti pendidikan militer..

Hari minggu “rencananya” kita cuma verifikasi, yah sayang seribu sayang ternyata memang cuma rencana. Jadi, hari itu kita langsung sibuk dari verifikasi data, pengenalan sampai persiapan mendadak ke Cibodas. Persiapan mendadaknya bener-bener mendadak, siang itu juga semua anak pangkas rambut (tanpa pandang bulu). Maksutnya yg cewe bahkan berjilbabpun harus dipangkas, yg cowo botak yg cewe kayak mau jadi polwan bentuknya (bawah telinga). huaaaa stress lah kami semua.. Setelah pangkas rambut kita harus bawa barang-barang pribadi, tapi tidak jelas apa saja yg boleh dan tidak dibawa karena kita hanya diijinkan bawa 1 tas. Ujung-ujungnya saya cuma bawa obat dan alat sholat, karena ada pengumuman alat mandi dll tidak perlu dibawa.

 

 

 

 

sudah mulai ada hawa-hawa menyeramkan setelah naik truk ini

Selesai persiapan kami harus mengganti pakaian kami dengan pakaian ala militer yang sudah disiapkan, disana juga sudah menunggu calon-calon orang yang nantinya kita panggil “pelatih”. Oke jadi akhirnya semua berkumpul untuk persiapan ke Cibodas. Berkumpulnyapun bukan yang santai-santai mau camping, tapi pake teriakan begitulaah. Ada latihan baris-berbaris juga hari itu, sebut saja socking day..hahaaa..

Selesai baris-berbaris kami langsung digiring ke truk teronton yang biasa dipakai tentara militer menuju Cibodas (lama dan macet)

Bersambung post selanjutnya……………….

 

1 Mar 2012

Hubungan Jumlah Teman FB dengan IPK

Author: kusumawardani | Filed under: Informatika Sosial
Friend IPK Friend IPK Friend IPK
64 340 500 280 784 286
200 270 500 290 800 333
200 270 500 310 800 260
200 340 509 291 800 290
220 250 520 314 800 271
250 325 525 314 807 301
300 300 531 273 843 350
300 310 600 200 850 330
300 340 600 348 900 277
300 350 600 332 931 358
300 322 600 300 978 335
300 300 601 375 1000 330
360 318 608 288 1000 360
400 297 650 380 1000 352
400 280 700 301 1075 327
400 348 700 350 1080 380
400 345 700 320 1100 354
401 300 700 250 1100 340
450 312 700 320 1100 330
450 340 705 270 1600 336
470 358 723 364 1600 300
492 364 750 310 1646 330
500 270 768 340 2000 290
500 314 780 335

Tabel diatas merupakan hasil pengumpulan data IPK dan jumlah teman Facebook mahasiswa Informatika Sosial.

Dari tabel tersebut akan dianalisis seberapa besar korelasi  jumlah teman di facebook dengan IPK.

Koefesien korelasi ialah pengukuran statistik kovarian atau asosiasi antara dua variabel. Besarnya koefesien korelasi berkisar antara +1 s/d -1.
Koefesien korelasi menunjukkan kekuatan (strength) hubungan linear dan arah hubungan dua variabel acak.
Jika koefesien korelasi positif, maka kedua variabel mempunyai hubungan searah. Artinya jika nilai variabel X tinggi, maka nilai variabel Y akan tinggi pula.
Sebaliknya, jika koefesien korelasi negatif, maka kedua variabel mempunyai hubungan terbalik. Artinya jika nilai variabel X tinggi, maka nilai variabel Y akan menjadi rendah (dan sebaliknya).
Untuk memudahkan melakukan interpretasi mengenai kekuatan hubungan antara dua variabel penulis memberikan kriteria sebagai berikut (Sarwono:2006):
0 : Tidak ada korelasi antara dua variabel

    >0 – 0,25: Korelasi sangat lemah

      >0,25 – 0,5: Korelasi cukup

        >0,5 – 0,75: Korelasi  kuat

          >0,75 – 0,99: Korelasi  sangat kuat

            1: Korelasi sempurna

              Setelah dilakukan ujicoba dengan fungsi PEARSON di excel yang sintaksnya [=pearson(array cell1; array cell2)]. cell 1 merupakan data jumlah teman di facebook sedangkan cell 2 berisi data IPK. Hasilnya 0.1404043777855, yang berdasarkan kriteria memiliki korelasi sangat lemah. Jadi berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh sebuah kesimpulan bahwa :

              Jumlah teman di facebook memiliki tingkat korelasi yang sangat lemah dengan hasil IPK mahasiswa MIPA yang mengambil matakuliah Informatika Sosial semester genap tahun 2012

              1 Mar 2012

              Pengaruh Teknologi pada Kehidupan Sosial

              Author: kusumawardani | Filed under: Informatika Sosial
              Teknologi Informasi saat ini sangat berkembang pesat. Kalau dahulu jarak menjadi masalah dalam pertukaran pesan sekarang segalanya itu menjadi sangat mudah dan murah. Kita tidak perlu lagi mengirimkan surat dimana membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyampaikan pesan. Munculnya teknologi baru dari telepon rumah yang kemudian berkembang dengan munculnya telepon seluler menjadikan proses pengiriman pesan menjadi sangat cepat. Mobile Phone memang memberi kita kemudahan-kemudahan bahkan semakin lama kita menjadi sangat bergantung dengan alat yang kian hari kian canggih ini. Bahkan banyak orang lebih memilih berinteraksi dengan handphone daripada menyapa/berbincang dengan orang disebelahnya. Inilah gaya baru kehidupan sosial masayrakat saat ini. Selain itu munculnya TI juga memudahkan dalam pekerjaan masyarakat, semuany menjadi lebih praktis dan cepat. Komputer memberi kemudahan-kemudahan yang pada zaman sebelumnya mungkin tidak terbayangkan.
              Banyak hal yang kian lama kian memanjakan manusia, semuanya menjadi serba otomatis. Mesin-mesin bergerak sendiri seakan-akan mempunyai otak untuk berpikir. Segala yang dulu tidak mungkin sekarang bisa menjadi mungkin.
              Tentunya kita sebagai manusia sangat diuntungkan dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, tetapi disisi lain ada dampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah membentuk pribadi pemalas. Yaa tentu saja kita cenderung malas akibat kecanggihan teknologi, misalnya remote control untuk perabotan di kamar memungkinkan kita  menggunakan mesin-mesin itu tanpa harus beranjak dari tempat tidur. Bagaimana jadinya kalau seharian kita hanya memanfaatkan mesin-mesin canggih itu yang memungkinkan kita lebih sedikit melakukan pergerakan? Pastinya  melatih menjadi seseorang yang malas dan tentu saja berdampak buruk pada kesehatan karena sedikitnya pergerakan.
              Ada satu hal yang hilang juga pada zaman serba canggih ini. Semasa saya masih SD dulu hampir semua anak-anak berlomba-lomba mengoleksi perangko dan tentu saja tidak lepas dari ‘sahabat pena’. Namun sekarang sudah jarang kita temui kolektor perangko muda.
              Selain itu waktu bermain anak-anak juga dihabiskan dengan cara yang berbeda. Nah inilah yang saya rasakan ketika melihat adik saya yang tumbuh dengan kondisi berbeda. Sudah tidak terlihat lagi permainan anak-anak yang dulu erat dengan lingkungan, anak-anak sekarang lebih suka menghabiskan waktu mainnya dengan teman-teman palsu di Play Station atau juga komputer. Alat komunikasi juga sangat familiar dikalangan anak-anak SD. Proses interaksi sosial tentunya menjadi berkurang dimasa kecilnya yang hanya dilakukan dengan alat-alat tanpa berkomunikasi secara langsung, padahal masa kanak-kanak adalah masa pembelajaran yang sangat penting untuk pembentukan karakter.
              Apalagi di masa yang akan datang yang tentunya bakal semakin canggih, bisa saja orang hanya perlu disatu tempat untuk melakukan aktifitas yang membuat semakin rendahnya tingkat sosialisasi.
              Terlepas dari dampak positif dan negatifnya, perkembangan teknologi informasi ini sangat bergantung bagaimana kita menyikapinya. Kita harus bisa mengendalikan mesin, jangan sampai mesin yang akan mengendalikan manusia karena pastinya kehidupan sosial akan mati. Tentu saja tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi, mari manfaatkan teknologi dengan cerdas 🙂
              #bersumber dari pengalaman pribadi 😀
              29 Feb 2012

              Sumber Informasi

              Author: kusumawardani | Filed under: Informatika Sosial
              Informasi. Apa sih informasi?
              Kata ‘mbah’ wikipedia adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan.
              Berbicara informasi pada zaman modern ini tentunya tidak lepas dari internet, sms ataupun media cetak dan elektronik. Namun, sepanjang populer, murahnya biaya akses dan up to date-nya  informasi membuat internet menjadi pilihan. Seperti menjadi sebuah kebiasaan kadang kita sampai tidak sadar baru saja mengeluarkan informasi, melalui jejaring sosial misalnya. Yaa, tidak bisa dipungkiri lagi hampir setiap hari mayoritas orang di zaman yang semakin menggila ini membuka account facebook ataupun tweeter miliknya. Adanya sinkronisasi antara jejaring sosial (facebook dan tweeter misalnya) sangat memudahkan dalam mendapatkan informasi. Misalnya saya yang mungkin lebih dari 10 kali untuk rata-rata akses setengah jam, facebook dan tweeter saya gunakan untuk mendapatkan informasi klub sepakbola kesukaan saya Arsenal dan Liverpool serta untuk olahraga yang sudah mendarah daging bagi masyarakat Indonesia, badminton.
              Tidak hanya itu saya juga bisa mendapatkan informasi dari suatu link yang di bagikan oleh teman. Selain jejaring sosial, komunitas seperti kaskus misalnya memiliki informasi yang sangat berlimpah dan up to date dan tentu saja semua ini tidak lepas dari adanya google yang memberi kemudahan dalam pencarian informasi yang kita inginkan. Internet memang segalanya dan beberapa waktu lalu saya membaca di kaskus istilah-istilah berikut
              WIKIPEDIA : Aku tau semuanya  .
              FACEBOOK : Aku kenal dan bisa berbagi informasi dengan semua orang  .
              KASKUS : Aku selalu meng update informasi baru terus  .
              GOOGLE : Aku punya semuanya  .
              MOZILA : Tanpa aku kalian tidak bisa di akses  .
              EXPLORER : Kan gue masih ada  .
              MOZILA : Apa-apaan sih lo, ganggu acara orang aja  !
              EXPLORER : Lo sih, ngaku-ngaku cuman ada lo sendiri
              Selain melalui internet, ketika mendapatkan informasi dari SMS menurut saya kurang up to date. Tak jarang juga bahasa SMS yang digunakan tidak selalu memiliki persepsi yang sama atau bahkan sama sekali tidak sesuai dengan maksud si pembuat pesan. Hal ini mungkin dikarenakan oleh penyingkatan atau penyusunan kata yang tidak sesuai. Informasi dari media cetak dan elektronik juga kadang terlalu dilebihkan dan sering kali juga bersumber dari internet yang menjadikan kurang up to date.
              Terlepas dari baru tidaknya suatu informasi, ke-valid-an informasi merupakan hal yang lebih penting. Bukti dari benar tidaknya suatu informasi bisa dibuktikan dengan adanya informasi lain ataupun pengecekan langsung ke TKP dan tentu saja semua butuh proses untuk membuktikan suatu informasi baru itu valid atau tidak.
              25 Feb 2012

              3 menit yang bermanfaat

              Author: kusumawardani | Filed under: best story

              Mari sisihkan 3 menit waktu Anda untuk membacanya, semoga bermanfaat.

              Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah permen lolipop.

              Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal.
              Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama.

              Uniknya, dikiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lollipop yang
              berwarni-warni dengan aneka rasa.

              Permen-permen yang terlihat seperti
              berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk
              mengambil dan menikmati kelezatan mereka.

              Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bias diambil.
              Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut.

              Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya
              Yang terlihat sangat banyak didepannya.

              Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas karungnya.

              Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis, maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya.

              Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop.
              Dia melihat gerbang bertuliskan “Selamat Jalan”.

              Itulah batas akhir lembah permen lolipop.

              Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar.

              Lelaki itu bertanya kepada Bob, “Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop?

              Apakah permen-permennya lezat? Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk?
              Itu rasa yang paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat.”

              Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi.

              Ia merasa sangat lelah dan kehilangan tenaga.

              Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak permen lolipop
              yang terasa berat di dalam tas karungnya.

              Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab
              pertanyaan lelaki itu, “Saya lupa makan permennya!”

              Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop.
              “Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah sangat jauh di depan saya.”

              “Kenapa kamu memanggil saya?” tanya Bob.

              “Sayaingin mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama.
              Rasanya lezat sekali.

              Juga saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!” Bib bercerita panjang lebar kepada Bob.

              “Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan.

              Saya temani dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada ditas saya.

              Kami makan bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu.
              Kami tertawa bersama.” Bib menambahkan.

              Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia
              lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah.

              Ia terlalu sibuk mengumpulkan permen-permen itu.

              Tapi pun ia sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu untuk
              Menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.

              Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal
              dan ia bergumam kepada dirinya sendiri, “Perjalanan ini bukan tentang
              berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan.

              Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia.”
              Ia pun berkata dalam hati, “Waktu tidak bisa diputar kembali.”

              Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali perjalanannya.

              Inti dari kisah ini adalah berusaha menikmati hidup, jangan hanya sibuk mengeruk kekayaan. Dan tentu saja untuk selalu mengingat bahwa hidup di dunia ini kita hanya ‘mampir’ sebentar saja.